Pembukaan Rapat Koordinasi / Pertemuan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Jawa Timur, Bali dan NTB

Berita Nusantara ZLS- Pembukaan Rapat Koordinasi / Pertemuan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Jawa Timur, Bali dan NTB dalam rangka antisipasi pergerakan kelompok radikal menjelang IMF - WB, Pileg dan Pilpres tahun 2019, di langsungkan  tgl 30 Agustus 2018 mulai dari pukul 09.00 s.d 11.00 wita sampai dengan selesai bertempat di Ballroom Hotel Grand Santhi Jl. Patih Jelantik No . 1 Denpasar.

Adapun tampak hadir dalam kegiatan dimaksud antara lain :
- Waka Polda Bali
- Kabinda Prop. Jawa Timur
- Kabinda Prop. Bali
- Kabinda Prop. NTB
- Dir. Intelkam Polda Bali
- Dir. Intelkam Polda Jawa Timur
- Dir. Intelkam Polda NTB
- Asintel Kasdam V / Brawijaya
- Kasi Intel Korem 162 / Wirabhakti
- Kapolresta dan Kapolres jajaran Polda Bali
- Kabankesbangpoldagri Bali
- Kabankesbangpoldagri Jawa Timur
- Kabankesbangpoldagri NTB
- Komunitas Intelijen Daerah dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Imigrasi dan Bea Cukai yang berjumlah kurang lebih 100 orang

Dalam kegiatan tersebut dibacakan sambutan Kapolda Bali yang dibacakan oleh Waka Polda Bali sekaligus membuka Rakor Kominda yg pada intinya menyampaikan dalam hal ini Bapak Kapolda Bali berhalangan hadir mengingat mengikuti kegiatan penting di Jakarta. Ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dalam giat Pertemuan/Rakor Kominda Jatim, Bali dan NTB, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut giat IMF WB yg dilaksanakan di Bali dimana kegiatan ini mempertaruhkan nama Bali di Internasional terutama di bidang keamanan. Fungsi Intelijen menjelang IMF WB sangat penting dimana intelijen sebagai pendeksi dini atau early warning tentang bahaya atau ancaman yang dapat mungkin terjadi menjelang maupun saat pelaksanaan kegiatan IMF WB.

Menjelang kegiatan IMF WB dalam hal ini TNI dan Polri serta Pemerintah Daerah telah mempersiapkan segala sesuatu bahkan telah melaksanakan berbagai latihan-latihan khususnya latihan penanganan ancaman teroris, hal itu dilaksanakan guna dapat secara profesional dan proporsional dalam mencegah adanya ancaman teror menjelang kegiatan IMF WB, terkait dgn pergeseran para delegasi Dir. Lalu Lintas Polda Bali agar dipersiapkan betul baik itu kendaraan maupun sopir yang harus berpengalaman. Rakor ini juga dilaksanakan sebagai bentuk perumusan terkait dengan penanganan gangguan keamanan baik itu ancaman teror maupun konflik sosial sehingga nantinya dapat diimplementasikan pada saat pelaksanaan IMF WB secara profesional.

Selain itu juga disarankan kepada seluruh unsur Kominda agar mengantisipasi masuknya pelaku teror ke Bali serta mengantisipasi kegiatan para Jemaah Tabligh yang melaksanakan tabligh ke Bali yang tentunya terkait dengan apa-apa yang disampaikan dalam ceramah tabligh tersebut sehingga nantinya tidak ada yang mengandung radikalisme, Sara maupun lainnya. Kita juga sedang dirundung duka dimana banyak saudara-saudara kita di Lombok NTB yang menjadi korban gempa bumi, kita wajib memberikan perhatian penuh terhadap hal tersebut. Diakhir sambutannya pada kesempatan tersebut giat Rakor Kominda Jatim, Bali dan NTB secara resmi dibuka.

Komentar